
Mendaki gunung dan menikmati keindahan sang pencipta memang hal yang menyenangkan, tapi resikonya pun besar disaat kita menginjakkan kaki di hutan belantara. Tidak semua pendaki mawas diri, apalagi pendaki pemula yang biasanya bersikap kurang koreksi diri terhadap kecelakaan sekecil apa pun. Mereka sering memandang diri sebagai orang kuat. Contoh paling gampang, kalau kita bermain di air. Sejago apa pun kita berenang, alat pelindung tetap harus digunakan. Begitu pula pendaki yang kerap naik-turun gunung. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan saat tersesat di gunung :
- Sadarilah bahwa diri kita sedang tersesat tapi tetap tenang dalam posisi santai atau duduklah, dan jangan panik.
- Renungi dan berfikirlah apa yang menyebabkan kita tersesat, ingatlah kejadian demi kejadian yang menyebabkan kita tersesat. Sembari berdo'a pada Sang Kuasa, insya'Allah dengan kekuatan do'a kita bisa menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi.
- Perhatikan dengan seksama, seberapa banyak sisa perbekalan (air dan makan), Keadaan alam sekitar, Keadaan cuaca, Peta, Kompas, Sinyal. Hal-hal tersebut dapat mendukung bagaimana kita mengambil keputusan untuk menentukan langkah berikutnya. Tetaplah tenang.
- Tentukan langkah yang akan diambil dan putuskanlah. Apakah kita hanya berdiam diri di tempat tersebut menunggu bantuan dari team SAR, atau kita berjalan mencari sumber pertolongan. Semua perencanaan tersebut harus dibuat sematang mungkin, keadaan kesehatan diri kita merupakan hal yang vital dalam menentukan perencanaan tersebut.
- Jangan patah semangat, Tetaplah berfikir positif. Kedua hal tersebut adalah dukungan untuk membangkitkan semangat hidup kita ketika dalam keadaan terjepit.
Terima Kasih atas kunjungannya, Semoga Bermanfaat ^_^ , kunjungi juga kedai pendaki, klik disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar